Half-brilliant
Hai! Halo! Apa kabar semua? Lama tak bersua, tentu banyak perubahan yang terjadi di sekeliling kita. Alhamdulillah sekarang saya sudah back for good (istilah kerennya, hehe..) ke Jakarta -Indonesia tercinta. Cukup sudah setahun di Belanda mengejar impian: merasakan belajar di lingkungan serba asing, mencermati perilaku serba unik penduduknya dan menjelajah Eropa daratan dalam situasi serba keterbatasan.. errr.. pernah denger istilah backpacking kan? ;) Proses adaptasi dan sambutan dari orang-orang tercinta di tanah air cukup membuat shock. Kesemrawutan lalu lintas dan ketidakdisiplinan warga Jakarta kembali menyapa keseharian saya. Pujian berlebih dari hampir semua sahabat dan rekan kerja tak urung membuat risih telinga. Guys, gue cuman setaun di Belanda. Antara belajar dengan maen, perasaan malah lebih banyak maen-nya. Dan saya (gilanya) merasa nggak ada perubahan berarti dalam hidup. Nambah pengalaman... ya. Nambah teman... tentu saja. Nambah ilmu... sedikit. Tapi saya HAPPY. Sangat HAPPY bisa merasakan itu semua.
Ah, dari radio ibu saya di dapur sayup-sayup terdengar James Blunt mendendangkan You're beautiful. "My life is brilliant..., My life is pure..."
Beranikah saya bilang "my life is brilliant"?
Jangan dulu, bodoh! Ada 1 hal yang semua orang tahu belum bisa saya capai. The you-know-what thing. Pastinya bukan hal yang 1 ini: muncul di salah satu foto pada artikel majalah Intisari edisi Maret 2008, bareng temen-temen 1 angkatan penerima beasiswa StuNed 2006-2007. Si baju putih jilbab biru berdiri ketiga dari kanan. Saya bukan politisi, tokoh masyarakat, apalagi public figure, jadi waktu muka saya nongol di majalah, senangnyaaa bukan main. Boleh deh kalau karena ini saya bilang.. my life is half-brilliant. :D
PS: Thanks to Wahyu untuk scan majalahnya.



1 Comments:
Wah, sayang banged pas gak beli Intisari Maret euy...
-andri-
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home